Headlines News :
Home » , » Persib vs Persija, Derby D'Indonesia !

Persib vs Persija, Derby D'Indonesia !

Written By afdhal tuinktuink on Wednesday, October 5, 2011 | 8:56 AM

Dalam dunia sepakbola, istilah derby awalnya adalah pertemuan antara klub dalam satu kota, lamban laun istilah tersebut berkembang menjadi duel panas antara 2 klub sepakbola yang menyuguhkan pertandingan dengan tensi dan emosi yang tinggi. Pendek kata, pertemuan kedua klub selalau menjadi perbincangan hangat dan menghadirkan suasana yang menegangkan.
Derby kini tidak lagi di dominasi oleh klub satu kota seperti : Liverpoll vs Everton, Man United vs Man City, Ac Milan vs Inter Milan, atau Roma vs Lazio tapi juga menghadirkan sebuah partai yang menjadi perbincangan seantero dunia. Siapa tak kenal duel yang bertajuk “el clasico” alias partai klasik Liga Spanyol antara Real Madrid vs Barcelona. Intrik politik sangat kental mewarnai derby ini. Bahkan seorang Luis Figo disebut sebagai pengkhianat nomor wahid ketika hijrah ke Real Madrid. Figo mendapat hadiah lemparan kepala babi ketika akan menendang sebuah tendangan penjuru di Nou Camp.
Di Italia, perseteruan Inter Milan vs Juventus menghadirkan sebuah derby dengan tajuk Derby D’Italia. Derby ini makin hot ketika skandal calciopoli melanda Italia. Juventus kehilangan gelarnya di tahun 2006 dan dilemparkan ke Serie B. Yang membuat Juventini sakit hati adalah diberikannya gelar scudetto 2006 kepada Inter Milan. Sejak saat itu perseteruan kedua klub menjadi lebih panas dari tahun - tahun sebelumnya.
Nah .. di Indonesia pun ada derby yang bertajuk Derby D’Indonesia. Derby yang menjadi sorotan pencinta sepakbola tanah air. Siapa yang tak kenal klub Macan Kemayoran alias Persija dan Maung Bandung alias Persib. Duel kedua klub ini membawa hawa yang sangat panas baik di luar lapangan maupun di dalam lapangan.  Pendukung kedua klub seakan diharamkan menyaksian duel timnya di luar kandang. Jangan harap kita melihat ada The Jak Mania yang nyempil diantara puluhan bobotoh Persib di Stadion Siliwangi ataupun Jalak Harupat, begitu pun sebaliknya. Kalaupun ada, mereka adalah orang - orang nekad yang datang tanpa menggunakan atribut. Resikonya sangat besar, jika ketahuan pendukung lawan siap - siap nyawa anda menjadi taruhannya.
Para pemain pun seperti memasuki sebuah medan perang, bukan sebuah pertandingan sepakbola. Beberapa kali punggawa Persija menaiki mobil baracuda aparat untuk sampai di stadion. Jangan harap bisa menaiki bis, jika nekad, kaca bis dan kepala pemain taruhannya. Ini pernah terjadi ketika Persija menjamu Persib. Oknum The Jak melempar batu hingga mengenai salah seorang pemain Persib. Persib pun memilih WO dengan alasan melindungi punggawanya karena tidak ada jaminan dari aparat kepolisian.
Punggawa sekaligus ikon Persija, Bambang Pamungkas, pernah menuliskan pengalaman horornya di : http://bambangpamungkas20.com/bepe/baca/artikel/klub/2011/03/17/95/berbeda-bendera-bukan-berarti-kita-tidak-dapat-bersahabat. Mendebarkan bukan ???. Konflik The Jak & Viking seakan tidak pernah padam bahkan saya menduga kalau konflik ini dipelihara pihak tertentu agar laga ini ada nilai jualnya, rating tinggi dan iklan pun berjejal memenuhi spot yang ditawarkan.
Sampai detik ini belum pernah ada icon kedua klub yang hijrah ke tim lawannya. Kalaupun ada, pemain tersebut pemain biasa yang belum menjadi idola di klubnya terdahulu. Pemain Persib, Atep pernah di cap sebagai anak haram ketika ia membela Persija. Musim ini ada fakta yang lebih menarik untuk disajikan. Lima Pemain Persija yang beberapa diantara mereka pemain andalan hijrah ke Persib Bandung. Polemik sempat terjadi di antara bobotoh seakan tak rela Persib diisi oleh pemain eks Persija. Persib pun nyaris beraroma Persija andai Rahmat Darmawan menerima pinangan untuk melatih Persib.  Sayang, RD lebih tertarik menangangi Timnas U-23 yang tengah dipersiapan ke Sea Games.
Patut kita tunggu, apakah musim ini Derby D’Indonesia menghadirkan partai yang beraroma lebih panas dari musim sebelumnya ??? Entah apa perasaan M Ilham, Aliyudin, Nasuha, Tomi Sucipto dan Jendry Pitoy ketika Persib bermain dengan Persija di GBK Jakarta ??? Ancaman apa yang akan mereka terima ?? Ya .. Mudah - mudahan makian, umpatan, ancaman itu hanya terjadi dalam 2 x 45 menit di lapangan hijau. Tidak merembet kemana - mana karena kita masih 1 Indonesia !!!!
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Nanggroe Corner - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template