Headlines News :
Home » » Istilah-istilah pada Preferred Player Moves (PPM) FM2012

Istilah-istilah pada Preferred Player Moves (PPM) FM2012

Written By afdhal tuinktuink on Wednesday, February 22, 2012 | 10:41 AM

 Istilah-istilah pada Preferred Player Moves (PPM) :
1. Argues with officials (Berdebat dengan wasit) : tujuan PPM ini adalah mempreser wasit agar team selalu diutungkan dengan keputusan wasit, akan tetapi cobalah berfikir ulang untuk memberikan PPM ini kepada pemain, sebab pada dasarnya berdebat dengan wasit adalah sesuatu yang hampir tidak etis di lapangan, oleh karenanya jika pertandingan di pimpin oleh wasit yang sangat tegas dengan reputasi tinggi tentu saja pemain yang mempunyai PPM ini beresiko mendapatkan kartu.
2. Arrives late in opposition area (Menunda maju ke area pertahanan lawan) : tujuan PPM ini adalah untuk memberikan opsi (pilihan) lain kepada kawan yang sedang memegang bola ketika sedang menyerang, apakah bola langsung diarahkan kepada striker atau diberikan kepada pemain yang memiliki PPM ini. Tentu saja PPM ini tidak bermaksud memperlambat tempo permainan melainkan untuk membuka peluang lebih besar dalam penyelesaian akhir (mencetak goal), biasanya PPM ini dimiliki oleh para gelandang cerdas yang mempunyai skill decision tinggi
3. Attempts overhead kicks (mencoba tendangan salto) : PPM ini lebih memberikan hiburan tersendiri kepada penonton karena pada kenyataannya tendangan salto sudah pasti sangat menghibur apa lagi kalau hasilnya adalah sebuah goal tercipta. PPM ini akan efektif jika pemain mempunyai nilai atribut tinggi pada agility, flair dan finishing (untuk sktriker) atau passing (untuk gelandang).
4. Avoids using weaker foot (menghindari menggunakan kaki yang lemah) : maksud PPM ini adalah seorang pemain hanya akan menggunakan kaki lemahnya untuk menendang bola ketika tidak ada lagi pilihan, tujuannya agar selalu efektif dan akurat dalam mengeksekusi bola baik dalam mengumpan (passing) atau dalam  finishing.
5. Comes deep to get ball (menjemput bola) : Maksud PPM ini adalah pemain akan turun lebih dalam kebawah daerah pertahanan sendiri untuk mendapatkan bola, tujuannya agar para striker tidak perlu ikut turun dalam mengkreasi serangan dan diharapkan striker fokus pada daerah penyerangan, PPM ini cocok untung para gelandang yang memiliki atribut tinggi pada Creativity, Decisions, Technique dan Passing.
6. Curls ball (bola lengkung) : PPM ini termasuk dalam skill keahlian khusus sebab tidak mudah bagi seorang pemain menjadikan bola yang ditendangnya mengarah melengkung diudara. Tujuan PPM ini adalah pemain akan mengambil keahlian ini pada situasi-situasi tertentu seperti saat mengumpan silang (crossing), saat menembak ke gawang (finishing) dan terutama ketika mengambil set-pices baik free kick maupun corner kick. PPM ini sangat baik jika pemain mempunyai atribut tinggi pada Technic dikombinasikan dengan passing untuk gelandang, atau crossing untuk sayap, atau finishing untuk striker, atau corner / free kick untuk bola-bola mati (set-pieces).
7. Cuts inside (memotong area kedalam) : PPM ini lebih beroperasi pada pergerakan pemain ketika membawa bola, kalau seorang winger sejati akan membawa bola menyusuri area pinggir lapangan kemudian mengumpannya (crossing) maka seseorang yang memiliki PPM ini akan membawa bola menyusuri area sayap lalu kemudian membawanya menusuk kedalam kotak pinalty lawan kemudian menembak ke gawang. Seperti yang biasa dilakukan oleh Leonel Mesi. maka PPM ini akan efektif kalau pemain mempunyai atribut tinggi pada long shot dan atau finishing dan akan lebih bagus jika dikombinasikan dengan agility, dribling dan pace.
8. Dictates Tempo (mengatur tempo permainan) : PPM ini akan efektif bagi seorang playmaker sebab berfungsi untuk mengatur serangan baik untuk memperlambat tempo maupun mempercepat tergantung kondisi yang dibutuhkan pada saat bertanding. Seseorang yang pantas untuk memiliki PPM ini adalah yang mempunyai atribut bagus pada Passing, Technique, Decisions, Creativity, Off The Ball, Anticipation, Positioning, jika atribut yang dipersyaratkan tidak terpenuhi justru malah akan merugikan team sebab semua aliran bola yang selalu diberikan kepadanya akan mudah diantisipasi lawan.
9. Dives into tackles (menjatuhkan badan ketika menekel/tackling) : Tujuan PPM ini adalah untuk secepat mungkin dapat merebut bola dari lawan, PPM ini bisa saja dimiliki oleh seorang striker tujuannya agar cepat merebut bola kemudian melakukan serangan balik, namun PPM ini akan efektif jika pemain mempunyai atribut tinggi pada tackling, anticipation dan aggression untuk menghindari foul (pelanggaran).
10. Does not dive into tackles (tidak menjatuhkan badan ketika menekel) : PPM ini kebalikan dari Dives into tackles, dalam merebut bola pemain akan menunggu waktu yang tepat untuk menekel lawan, sangat cocok diberikan kepada pemain yang mempunyai atribut tackling buruk.
11. Dwells on ball (menahan bola) : PPM ini hampir mirip dengan dictate tempo namun sama sekali tidak sama, kalau dictate tempo pemian benar-benar mengontrol seluruh taktik permainan baik dari cepat lambatnya tempo maupun aliran bola, sedangkan dwells on ball ini hanya sekedar menahan bola dikakinya selama mungkin untuk memberikan opsi kepada pemain lain agar mendapatkan posisi yang baik dalam penyerangan, efek dari pemain yang memiliki PPM ini tempo permainan akan menjadi lambat dan justru tidak akan efektif bagi manajer yang memakai taktik tempo cepat (quick). PPM bisa diberikan kepada semua pemain diberbagai macam posisi dan akan efektif bagi pemain yang memiliki atribut tinggi pada Creativity, Composure, Decision dan Strenght. Contoh pemain yang cocok memilik PPM ini adalah Zlatan Ibrahimovic (Striker) dan John Obi Mikel (DM).
12. Gets crowd going (mendapatkan sorakan dukungan suporter) : PPM ini tidak memerlukan skill atribut apapun namun bagus bagi pemain yang sangat penting dan sangat berpengaruh bagi team, sebab dukungan suporter bagi pemain ini akan selalu memberi inspirasi dan penyemangat baginya yang efeknya secara tidak langsung akan  membangkitkan moral pada team yang sedang terpuruk atau semakin menambah moral yang lebih baik ketika team sedang unggul.
13. Gets forward whenever possible (maju jika memungkinkan) : PPM ini cocok bagi para gelandang karena akan terus membantu penyerangan bisa jadi sebagai pencetak goal ketika memungkinkan, namun buruk bagi pemain yang seharusnya selalu berada di posisi pertahanan seperti untuk seorang central defender, namun tidak menutup kemungkinan seorang center back juga memiliki PPM ini dengan syarat memiliki keahlian khusus biasanya diperlukan ketika ada bola mati set pieces tendangan penjuru atau tendangan bebas maka Heading-nya harus bagus akan bagus lagi kalau memiliki Pace yang sangat bagus karena kecepatan larinya akan berguna ketika harus segara turun lagi sebagai pemain bertahan.
14. Gets into opposition area (masuk ke wilayah pertahanan lawan) : PPM ini hampir mirip dengan Gets forward whenever possible namun PPM ini lebih bekerja ketika open play (tidak sedang melakukan bola mati), PPM ini lebih membentuk karakter pada pergerakan pemain tanpa bola. maka atribut Off the ball dan Agility sangat diperlukan.
15. Hits free-kicks with power (melakukan tendangan bebas dengan kekuatan kakinya) : PPM ini cocok untuk pemain yang hanya mengandalkan kekuatan kakinya (very strong), sedangkan untuk pemain yang memiliki atribut free kick, composure dan flair bagus akan lebih cocok melakukannya lebih ke stylish curl ball.
16. Huge line (menyisir garis pinggir) : PPM ini sangat cocok untuk winger sejati karena akan selalu beroperasi memanfaatkan lebar lapangan, dan sangat cocok pula untuk seorang Full Back / Wing Back yang memiliki atribut tinggi pada dribling, pace, agility dan tentu saja syarat utama bagi seorang winger adalah crossing.
17. Knocks ball past opponent (membawa bola melewati lawan) : PPM ini termasuk dalam keahlian khusus pemain yang memiliki teknik tinggi, knock ball semacam memantulkan bola untuk melewati lawan namun berbedan dengan men-dribel bola. knock ball mungkin lebih mendekati ke free style sedangkan men-dribel yaitu membawa bola dengan berlari dan tidak terlepas dari penjagaan kaki. PPM ini bagus untuk pemain yang memiliki atribut tinggi pada Technique, Dribbling, Acceleration dan Agility.
18. Likes ball played into feet (memainkan bola dengan kaki) : PPM ini termasuk pada kebiasaan pemain karena mempunya keahlian skill, Tujuan PPM ini yaitu memainkan bola dengan kakinya selama mungkin untuk memancing lawan meninggalkan posisinya, PPM ini memerlukan atribut first touch, decision dan agility.
19. Likes to beat man repeatedly (mengalahkan lawan berulang-ulang) : Pemain yang memiliki PPM ini akan terkesan egois karena selalu berusaha mengalahkan lawan yang menghadangnya secara individual, agar PPM ini berjalan sempurna maka pemain harus memiliki skill atribut yang komplit Dribbling, Acceleration, Pace, Agility, Balance, Technique, Strenght, Composure dan Finishing. dimasa lalu Diego Armando Maradona sering melakukan PPM ini, menggiring bola dari bawah melewati lawan-lawannya kemudian mencetak goal.
20. Likes to lob keeper (mencip / lob melewati kiper) : Dari istilahnya saja sudah bisa dipahami yaitu bola di lob untuk menyelesaikannya. PPM ini membutuhkan atribut Finishing, Technique, Decisions dan Composure .
21. Likes to round keeper (menipu kiper) : Untuk menyelesaikannya pemain ini berusaha melewati kiper dulu kemudian mencetak goal. atribut yang dibutuhkan Finishing, Composure, Dribbling dan Agility.
22. Likes to switch ball to other flank (memindahkan bola ke sisi lain) : PPM ini membutuhkan passing yang bagus, karena pemain akan melakukan operan panjang dari sisi satu ke sisi lainnya.
23. Likes to try to beat offside trap (mengalahkan jebakan offside) : Pemain yang memiliki PPM ini akan selalu mencoba mengalahkan jebakan offside yang diterapkan lawan, atribut yang dibutuhkan Anticipation, Positioning  dan Off The Ball.
24. Looks for pass rather than attempting to score : Lebih memilih mengumpan dari pada memaksa berusaha mencetak goal, begitu kira-kira maksud PPM ini. PPM ini akan terlihat buruk jika memang pemain tersebut ada kesempatan mencetak goal, namun bagi pemain yang mempunyai atribut bagus pada Passing, Composure, Technique, Creativity dan Decisions tapi buruk pada sisi Finishingnya saya kira cocok diberi PPM ini.
25. Marks opponent tightly (selalu menjaga lawan dengan ketat) : cocok buat Defender yang memiliki atribut bagus pada Marking, Tackling, Heading, Strength,  First Touch, Anticipation dan Acceleration.
26. Moves ball to left foot before dribble attempt : Memindahkan bola ke kaki kiri sebelum men-dribelnya, tidak ada efek bagi team karena PPM ini mungkin hanya show off saja, atau mungkin lebih menguntungkan secara individual karena kaki kirinya lebih kuat dalam mendribel.
27. Moves ball to right foot before dribble attempt : PPM ini kebalikan dari Moves ball to left foot before dribble attempt.
28. Moves into channels : maksud PPM ini adalah pergerakan pemain dalam meng-exploitasi sisi kosong antara bek sayap dengan bek tengah. atribut yang diperlukan adalah Positioning, Off The Ball, Anticipation dan First Touch, mungkin juga atribut crossing dan passing diperlukan jika pemain tersebut bertipe pengumpan dan atribut dribbling, finishing dan agility bagi striker.
29. Places shots : hanya menempatkan bola dalam melakukan tembakan ke gawang sangat tidak memerlukan kekuatan kaki (power) biasanya bola akan ditempatkan ke pojok tiang gawang, atribut yang diperlukan Finishing, Technique, Decisions dan Composure.
30.  Plays no through balls : Tidak mencoba melakukan umpan terobosan kepada striker, PPM ini cocok bagi gelandang yang passing dan decision-nya buruk, mungkin juga para defender perlu dikasih PPM ini.
31. Plays one twos : Memainkan bola satu kali sentuhan antara dua pemain, First Touch sangat diperlukan pada PPM ini karena mengandalkan sentuhan pertama dari pemain.
32. Plays short simple passes : Cukup umpan pendek saja, PPM ini cocok untuk pemain yang atribut passing-nya buruk.
33. Plays with back to goal : Maksud PPM ini adalah penerima bola menghadap kawan yang akan mengumpan sambil membelakangi gawang, Tujuan PPM ini adalah agar penerima bola akan lebih baik dalam mengontrol bola yang diterimanya. PPM yang diperlukan adalah First Touch dan Positioning.
34. Runs with ball down left : Berlari membawa bola menyisir di area kiri lapangan, tentu saja PPM ini cocok untuk para winger kiri.
35. Runs with ball down Right : Berlari membawa bola menyisir di area kanan lapangan, ini juga untuk para winger kanan.
36. Runs with ball through centre : Berlari membawa bola menyisir di area tengah lapangan, kalau ini untuk gelandang tengah yang memiliki atribut bagus pada Decisions, Creativity, Passing, Composure, Dribbling dan Balance.
37. Shoots with power : Menendang bola ke gawang sekuat tenaga dengan kekuatan kakinya. PPM ini cocok untuk pemain yang memeiliki Long shot bagus. dan memang lebih bagus dilakukan ketika jarak masih jauh dengan gawang.
38. Shoots from distance : Melakukan tembakan jarak jauh ke gawang, PPM ini cocok bagi pemain yang memiliki atribut bagus pada Finishing, Long Shots, Technique dan Decisions.
39. Stays back at all times : Tetap berada di daerah pertahanan sendiri sepanjang waktu. cocok untuk Center Back yang memiliki atribut bagus pada Concentration, Decisions dan Positioning.
40. Stops play : Menghentikan aliran bola dikakinya sambil menunggu pemain lain berada pada posisi yang tepat, PPM ini tidak cocok buat team yang memakai taktik tempo cepat dan menggunakan play maker, Pemain yang akan diberikan PPM ini harus memiliki atribut bagus pada Decisions, Composure, Strength dan Passing.
41. Tries first time shots : Mencoba melakukan tembakan ke gawang pada sentuhan pertama, atribut yang diperlukan pada PPM ini adalah Finishing, Decisions, Composure dan Anticipation.
42. Tries killer balls often : Sering melakukan umpan terobosan yang mematikan, PPM ini cocok untuk gelandang tengah yang memiliki atribut bagus pada Technique, Passing, Decisions dan Creativity.
43. Tries long range free-kicks : Mencoba melakukan tendangan bebas ke gawang dari jarak jauh. atribut yang diperlukan pada PPM ini adalah Long Shots, Finishing, Decisions dan Composure.
44. Tries long range passes : Mencoba melakukan umpan jarak jauh, atribut yang diperlukan adalah Technique, Passing, Decisions dan Creativity.
45. Tries tricks : Mencoba melakukan trik untuk melewati lawan, atribut yang diperlukan adalah Flair, Creativity, Dribbling dan Balance.
46. Tries to play way out of trouble : Mencoba keluar dari tekanan lawan dengan sukses, atribut yang diperlukan adalah Dribbling, Acceleration, Decisions, Balance Determination dan Composure.
47. Uses outside of foot : Memakai sisi luar kaki (tempurung kaki) untuk melakukan tendangan baik ketika pasing maupun shoting. atribut yang diperlukan adalah Technique.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Nanggroe Corner - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mas Template